Sejarah baru saja tercipta di panggung Piala Dunia 2026 melalui aksi gemilang bintang Argentina, Lionel Messi. Ia mengukuhkan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa turnamen ini.
Kepastian ini didapat setelah Messi mencetak gol dalam kemenangan 2-0 melawan Austria di Grup J. Keberhasilan tersebut sekaligus melewati rekor legendaris 16 gol milik mantan penyerang Jerman, Miroslav Klose.
Meskipun sempat gagal mengeksekusi penalti di awal laga, ia mampu menebusnya lewat sepakan kaki kiri menjelang akhir babak pertama. Sang kapten kemudian menggenapkan torehannya menjadi 18 gol melalui sontekan di masa tenggang setelah memanfaatkan bola muntah.
Pemain yang akan menginjak usia 39 tahun itu kini memimpin daftar pencetak gol terbanyak turnamen dengan lima gol. Ketajaman luar biasa ini membuktikan bahwa pesonanya di atas lapangan hijau belum memudar sedikit pun.
Lionel Messi Gagal Penalti

Sebelum laga Timnas Argentina vs Austria mulai, Lionel Messi dan Miroslav Klose sama-sama mengoleksi 16 gol. La Pulga hanya membutuhkan tambahan satu gol untuk menyandang status top skor Piala Dunia sepanjang masa sendirian.
Kabar baik menimpa Timnas Argentina pada menit kedelapan setelah Lautaro Martinez dijatuhkan pemain belakang Austria di kotak terlarang. Kondisi itu membuat Timnas Argentina mendapatkan hadiah penalti.
Lionel Messi yang maju sebagai eksekutor sangat percaya diri mengeksekusi peluang tersebut. Sayangnya, tembakan Lionel Messi menyamping ke sisi kiri penjaga gawang Austria kawalan Alexander Schlager.
Namun, bukan Lionel Messi namanya jika menyerah dengan keadaan. Lewat perjuangan luar biasa, La Pulga dua kali membobol gawang Austria, tepatnya pada menit 38 dan 90+5.
Berkat kemenangan 2-0 atas Austria, Argentina pasti akan lolos 32 besar Piala Dunia 2026 dengan koleksi enam angka. Jika finis sebagai juara Grup J, Argentina akan menantang runner-up Grup H di babak 32 besar. Saat ini, status runner-up Grup H diperebutkan Uruguay, Cape Verde dan Arab Saudi.
Konsistensi Messi di 6 Edisi Piala Dunia

Torehan luar biasa ini merupakan hasil dari partisipasi konsisten sang megabintang dalam enam edisi Piala Dunia yang berbeda. Ia tercatat selalu menyumbang gol pada lima edisi di antaranya sejak memulai debutnya pada tahun 2006 silam.
Saat melawan Serbia dan Montenegro puluhan tahun lalu, ia membuka keran golnya yang kini telah mencapai angka 18. Distribusi gol yang merata di setiap edisi menegaskan statusnya sebagai salah satu penyerang paling efektif dalam sejarah global.
Miroslav Klose mengungkapkan kekagumannya yang mendalam terhadap kapten Argentina tersebut jauh sebelum rekornya resmi terlampaui. “Messi adalah Messi, saya selalu mengagumi caranya menyelesaikan masalah dan pembawaannya sebagai pribadi, bahkan di lapangan,” ungkapnya kepada pihak FIFA.
Klose juga menceritakan bagaimana sang pemain selalu menghidupkan permainan tim sejak mendapatkan kepercayaan penuh pada edisi 2006. “Saya selalu menjadi penggemar Messi, dan melihat pencapaiannya saat ini, saya harus menaruh rasa hormat yang sangat tinggi,” tambahnya.
