Pelatih John Herdman puji warisan Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert di Timnas Indonesia. Skuad Garuda kini bersiap tempur lawan Saint Kitts dan Nevis di SUGBK pada laga FIFA Series 2026, Jumat (27/3/2026) malam nanti WIB.
Fondasi pertahanan kokoh dan gaya menyerang ekspansif jadi modal utama tim saat ini. Herdman menegaskan tidak akan merombak total identitas yang sudah terbentuk dengan sangat baik.
Arsitek asal Inggris tersebut berjanji membawa standar level dunia ke dalam permainan tim. Pengalaman menangani pemain bintang menjadi senjata rahasia untuk memoles performa Jay Idzes dkk.
Misi besarnya adalah menciptakan keseimbangan antara pertahanan baja dan serangan yang mematikan. Inilah era baru Timnas Indonesia yang dibangun di atas fondasi para legenda.
Struktur Pertahanan Fantastis dan Gaya Ekspansif

John Herdman memilih untuk melanjutkan estafet kepelatihan dengan menghargai kerja keras para pendahulunya. Ia kagum dengan identitas kuat warisan dari dua pelatih sebelumnya tersebut.
“Saya pikir gaya bermain, kami harus terus membangun dari apa yang sudah ada sebelumnya,” ujar Herdman kepada wartawan.
Kontribusi Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert sangat krusial dalam membentuk karakter pemain. Setiap pelatih memberikan sentuhan unik yang kini membuat skuad semakin komplet.
“Kerja bagus dari Shin Tae-yong, kerja bagus dari Patrick Kluivert, setiap pelatih menambahkan sesuatu pada tim ini, identitas mereka,” katanya.
Secara khusus, Herdman menyanjung sistem pertahanan rancangan pelatih asal Korea Selatan tersebut. Sistem tersebut menjadi kunci utama kekuatan lini belakang Timnas Indonesia sekarang.
“Struktur pertahanan yang dibangun oleh Shin Tae-yong sangat fantastis,” ucap Herdman.
Sementara itu, sentuhan Patrick Kluivert memberikan warna baru lewat skema serangan yang terbuka. Herdman kini bertugas meningkatkan ketajaman transisi menyerang tersebut ke level yang lebih tinggi.
“Patrick membawa gaya yang lebih ekspansif, dan bagi saya ini tentang membawa itu ke level berikutnya,” ungkapnya.
Standar Juara Liga Champions Masuk Skuad Garuda

Pengalaman menangani pemain kelas dunia menjadi modal yang sangat berharga bagi John Herdman. Ia pernah memoles bintang top seperti Alphonso Davies hingga penyerang Lorenzo Insigne.
“Saya beruntung pernah bekerja dengan para juara Liga Champions, juara Euro, pemain yang memenangkan liga di Prancis, Turki, dan tim yang lolos ke Piala Dunia,” tutur Herdman.
Mentalitas juara tersebut kini mulai menular secara perlahan kepada para penggawa Merah Putih. Standar tinggi dari kompetisi elite Eropa bakal menjadi tolok ukur baru bagi tim.
“Jadi saya akan membawa mentalitas itu dan standar yang saya pelajari dari para pemain top tersebut,” tegas Herdman.
Membentuk Fondasi Mental yang Tak Terpatahkan

Fokus utama Herdman saat ini adalah membentuk kekuatan mental para pemain di lapangan. Ia ingin Skuad Garuda memiliki kejelasan taktik yang sempurna dalam setiap momen.
“Yang paling utama, tingkat baru dari semangat tim, semangat yang bisa melengkung tetapi tidak patah dalam pertandingan dan keunggulan taktik, tingkat kejelasan baru bagi pemain di setiap momen permainan,” ungkap Herdman.
Kekompakan tim menjadi harga mati untuk menghadapi momen-momen sulit selama pertandingan berlangsung. Konsistensi permainan menjadi target utama yang dikejar oleh Herdman dalam setiap sesi latihan.
“Untuk membuat mereka lebih kohesif dan lebih konsisten dalam momen sulit yang membutuhkan keunggulan untuk menang dan itu yang saya kerjakan setiap hari,” imbuhnya.
