Timnas Futsal Indonesia menorehkan sejarah besar di Piala Asia Futsal 2026. Untuk kali pertama, Garuda Asia memastikan tiket ke partai final turnamen futsal paling prestisius di Asia.
Kepastian itu diraih lewat laga dramatis melawan Jepang. Bermain di Indonesia Arena pada Kamis (5/2/2026), Indonesia menang 5-3 lewat babak extra time dalam duel berintensitas tinggi.
Kemenangan tersebut menjadi simbol kematangan mental tim. Indonesia sempat unggul, terkejar, lalu bangkit kembali di momen-momen paling menentukan.
Di balik kelolosan bersejarah itu, terdapat sejumlah fakta menarik dan rekor mentereng yang menegaskan betapa spesialnya perjalanan Timnas Futsal Indonesia di Piala Asia Futsal 2026.
Cetak Sejarah ke Final Piala Asia Futsal

Kelolosan Timnas Futsal Indonesia ke final Piala Asia Futsal 2026 menjadi sejarah baru. Sebelumnya, Indonesia belum pernah sekali pun menembus partai puncak di ajang ini.
Menariknya, pencapaian ini sekaligus mematahkan rekor lama. Indonesia untuk pertama kalinya mampu melangkah hingga semifinal, yang sebelumnya juga menjadi batas tertinggi pencapaian Garuda Asia.
Kini, sejarah itu kembali ditingkatkan. Jika mampu menaklukkan Iran di final, Indonesia akan menciptakan tonggak baru sebagai juara Asia untuk pertama kalinya.
Rekor Produktivitas: 19 Gol di Satu Edisi

Timnas Futsal Indonesia tampil sangat produktif sepanjang Piala Asia Futsal 2026. Total 19 gol berhasil dicetak sejak fase grup hingga semifinal.
Rinciannya, Indonesia mencetak 11 gol di fase grup, tiga gol di perempat final, dan lima gol krusial saat menyingkirkan Jepang di semifinal.
Catatan ini memecahkan rekor sebelumnya. Pada edisi 2003, Indonesia hanya mampu mencetak 14 gol dan gagal melaju ke fase gugur, menjadikan edisi 2026 sebagai yang paling produktif sepanjang sejarah.
Kemenangan Perdana atas Jepang

Kemenangan atas Jepang menjadi momen emosional tersendiri. Ini adalah kemenangan pertama Timnas Futsal Indonesia atas Jepang sepanjang sejarah pertemuan kedua tim.
Sebelumnya, Indonesia selalu kalah dari Jepang di Piala Asia Futsal. Kekalahan itu terjadi pada edisi 2002, 2005, dan 2022 dengan selisih gol yang cukup mencolok.
Hasil 5-3 di semifinal 2026 menghapus catatan pahit tersebut. Lebih dari sekadar menang, Indonesia melakukannya di laga hidup-mati, sekaligus membuka jalan menuju final.
