Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada bukan hanya menjadi panggung bagi para talenta muda. Turnamen ini diprediksi akan menjadi saksi bisu bagaimana para legenda hidup sepak bola melawan hukum alam. Di tengah tuntutan fisik sepak bola modern yang kian berat, deretan pemain veteran ini membuktikan bahwa usia hanyalah angka.
1. Cristiano Ronaldo (Portugal)

Berada di posisi puncak sebagai pemain paling senior, Cristiano Ronaldo menginjak usia 41 tahun saat turnamen berlangsung. Megabintang Portugal ini tidak hanya sekadar ingin tampil, tetapi juga mengincar rekor sejarah sebagai pemain pertama yang berlaga di enam edisi Piala Dunia berbeda.
Ambisi dan kedisiplinan fisiknya membuat CR7 tetap menjadi pilar utama Selecao das Quinas. Ronaldo juga bertekad untuk membawa Portugal meraih trofi Piala Dunia pertama dalam sejarah negara tersebut.
2. Luka Modric (Kroasia)

Sang dirigen lapangan tengah Kroasia ini berusia 40 tahun pada Piala Dunia 2026 nanti. Modric adalah contoh nyata bagaimana kecerdasan taktik dan kemampuan membaca permainan dapat menutupi penurunan fisik.
Hingga kini, Modric tetap menjadi otak dari setiap aliran serangan Kroasia dan belum menunjukkan tanda-tanda ingin gantung sepatu.
3. Edin Dzeko (Bosnia-Herzegovina)

Penyerang tajam asal Bosnia ini akan tiba di Amerika Utara pada usia 40 tahun. Sebagai kapten dan pemimpin di lini depan, insting mencetak gol Dzeko tetap tajam.
Pengalamannya sangat krusial bagi negaranya untuk tetap kompetitif di panggung internasional. Sejauh ini, Dzeko sudah mencatatkan 148 penampilan bersama Bosnia dan sukses membukukan 73 gol.
4. Guillermo Ochoa (Meksiko)

Kiper nyentrik asal Meksiko ini akan merayakan ulang tahun ke-40 tepat saat turnamen berlangsung. Jika terpilih, ini akan menjadi Piala Dunia keenam bagi Ochoa.
Konsistensi luar biasa di bawah mistar gawang menjadikannya simbol ketangguhan Meksiko dalam satu dekade terakhir.
5. Vozinha (Tanjung Verde)

Kiper andalan Tanjung Verde ini juga memasuki usia kepala empat pada Piala Dunia 2026. Kehadirannya bukan hanya soal senioritas, melainkan dampak besar bagi perkembangan tim nasional negaranya yang terus tumbuh menjadi kekuatan yang diperhitungkan di kancah internasional.
