Kapten Argentina, Lionel Messi, kembali menunjukkan kelasnya di panggung Piala Dunia 2026. Bintang berusia 38 tahun itu mencetak hattrick saat membawa Argentina menang 3-0 atas Algeria pada laga pembuka Grup J.
Penampilan gemilang Messi di Kansas City mendapat pujian luas dari para penggemar dan pengamat sepak bola. Tiga gol yang ia cetak membuat koleksi golnya di Piala Dunia mencapai 16 gol, menyamai rekor legenda Jerman, Miroslav Klose.
Namun, di balik kemenangan meyakinkan Argentina, muncul kontroversi yang membuat Aljazair mengambil langkah resmi kepada FIFA.
Aljazair Kirim Keluhan Resmi ke FIFA

Menurut laporan Reuters, Federasi Sepak Bola Aljazair telah mengajukan keluhan resmi kepada Komisi Wasit FIFA terkait dugaan keputusan wasit yang merugikan mereka dalam pertandingan tersebut.
Keluhan utama berkaitan dengan insiden pada babak pertama ketika Messi menginjak betis kapten Aljazair, Aissa Mandi. Pemain Aljazair langsung meminta kartu merah untuk sang megabintang, tapi wasit tidak memberikan hukuman apa pun.
Situasi tersebut semakin menyakitkan bagi Aljazair karena Messi kemudian mencetak tiga gol yang memastikan kemenangan Argentina.
Selain insiden yang melibatkan Messi, Aljazair juga mempertanyakan keputusan wasit yang tidak menghukum gelandang Argentina, Alexis Mac Allister, setelah sikunya mengenai wajah pemain Aljazair, Ibrahim Maza.
Kinerja Wasit dan VAR Jadi Sorotan

Laga tersebut dipimpin oleh wasit asal Polandia, Szymon Marciniak, yang terkenal karena memimpin final Piala Dunia 2022 antara Argentina dan Prancis.
Aljazair mempertanyakan bagaimana Marciniak dan tim VAR yang dipimpin kompatriotnya, Tomasz Kwiatkowski, tidak memberikan sanksi atas dua insiden tersebut.
Menurut laporan, Marciniak berada sangat dekat dengan kejadian ketika Mac Allister tampak menyikut Maza, sehingga keputusan untuk tidak memberikan hukuman menjadi bahan perdebatan.
Keluhan resmi ini pun memunculkan pertanyaan mengenai performa perangkat pertandingan dan efektivitas penggunaan VAR dalam laga tersebut.
Messi Seharusnya Dapat Kartu Merah

Kontroversi insiden Messi juga memancing reaksi dari sejumlah analis sepak bola. Pundit ESPN, Nedum Onuoha, menilai tindakan Messi layak berbuah kartu merah.
“Menurut saya itu seharusnya kartu merah. Mungkin wasit melewatkannya, tetapi saya tidak mengerti bagaimana VAR melihat insiden itu dan menganggap tidak ada masalah. Bagi saya, itu layak mendapatkan kartu merah,” ujar Onuoha.
Pendapat serupa disampaikan mantan pemain tim nasional Venezuela, Alejandro Moreno: “Itu 100 persen kartu merah untuk Lionel Messi. Seharusnya memang wasit memberikan.”
Sementara itu, presenter Inggris, Piers Morgan, juga mengkritik keras insiden tersebut.
“Dia seharusnya diusir keluar lapangan karena tekel berbahaya itu. Fakta bahwa dia bahkan tidak mendapat kartu kuning sangatlah konyol. Insiden itu bisa saja mematahkan kaki lawannya,” ujar Piers Morgan.
Setelah kemenangan atas Aljazair, Argentina akan menghadapi Austria di Dallas pada laga berikutnya. Sementara itu, Aljazair akan berusaha bangkit saat berjumpa Jordan di San Francisco.
