Keberhasilan Crystal Palace menjuarai Conference League 2025/2026 membawa dampak besar bagi wakil Inggris di kompetisi Eropa musim depan.
Premier League kini dipastikan kembali mengirimkan sembilan klub ke kompetisi Eropa pada musim 2026/2027. Menyamai rekor terbanyak yang sebelumnya juga tercipta musim lalu.
Crystal Palace menjadi klub kesembilan setelah memastikan gelar Conference League. Mereka menaklukkan Rayo Vallecano dengan skor 1-0 pada partai final di Red Bull Arena, Leipzig hari Kamis (28/05/2026) dini hari WIB.
Kesuksesan tim asuhan Oliver Glasner itu otomatis mengantarkan mereka lolos ke League Phase Europa League musim depan.
Keberhasilan Crystal Palace terasa semakin spesial karena mereka sebenarnya hanya finis di posisi ke-15 Premier League musim lalu. Namun, gelar Conference League membuat Palace langsung kembali tampil di kompetisi Eropa.
Crystal Palace juga mencatat sejarah sebagai klub Inggris ketiga yang berhasil menjuarai Conference League sejak kompetisi tersebut pertama kali digelar.
Sebelumnya, West Ham United menjadi juara pada 2023, lalu Chelsea pada 2025. Menariknya, keberhasilan Palace tidak memengaruhi jatah klub Inggris lainnya di Eropa.
9 Tim Premier League di Kompetisi Eropa Musim Depan

Crystal Palace justru melengkapi daftar wakil Premier League di Europa League bersama AFC Bournemouth dan Sunderland AFC yang lolos usai finis di posisi keenam dan ketujuh klasemen akhir Premier League.
Sementara itu, Brighton & Hove Albion yang finis di peringkat kedelapan akan tampil di UEFA Conference League musim depan.
Untuk ajang Liga Champions, Premier League mengirim lima wakil. Empat tim teratas klasemen, yakni Arsenal, Manchester City, Manchester United, dan Aston Villa, akan menemani Liverpool yang memperoleh tiket tambahan melalui European Performance Spot (EPS) meski hanya finis di posisi kelima.
Mempertegas Kekuatan Tim-tim Premier League di Kompetisi Eropa

Secara keseluruhan, ada empat perubahan wakil Inggris di kompetisi Eropa dibanding musim 2025/2026. Bournemouth, Brighton, Manchester United, dan Sunderland menggantikan posisi Newcastle United, Nottingham Forest, dan Tottenham Hotspur yang gagal lolos ke kompetisi Eropa musim depan.
Dominasi jumlah wakil Inggris ini kembali menegaskan kuatnya persaingan Premier League di level Eropa dalam beberapa musim terakhir.
